Tuesday, February 23, 2010

#50 review : House MD

well, jogja sedang panas-panasnya. mau ngapa2in jadi serba salah. ditambah semester ini cuman ngambil 2 mata kuliah plus skripsi (sedang negosiasi), bikin gue lebih sering ngejogrok di kamar. lebih spesifik-nya di depan laptop dan kipas angin. huhu.

salah satu hal yang sering gue lakuin dalam rangka mendinginkan badan adalah nonton. bukan, bukan nonton di XXI. itu dingin sih, tapi mahal. gue lebih suka nonton film ato serial di kamar. salah satunya yang lagi gue tonton adalah serial dokter amrik, House MD.


ki ka : Foreman, Cameron, Chase, House, Cuddy, Wilson

pertama tau serial ini dari mba kosan, mba kinoy. setelah browsing, akhirnya gue memutuskan buat beli di kaskus. ceritanya sendiri tentang satu tim diagnostician (tugasnya menentukan diagnosa penyakit yang belum diketahui dokter lain). tim ini diketuai sama Dr Gregory House yang membawahi tiga orang dokter, Dr Eric Foreman (neurologis), Dr Allison Cameron (internis) sama Dr Robert Chase (intensivis). jadi kerjaan mereka ini menentukan diagnosa penyakit dari seorang pasien. biasanya pasiennya adalah yang penyakitnya ga bisa didiagnosa sama dokter lain. di samping itu ada juga Dr Lisa Cuddy, atasan si House dan temen deketnya, Dr Robert Wilson (onkolog).

Dr House himself is such a genius. pengamatannya jeli, pengetahuannya luas dan instingnya tajem. perfect ? tentu tidak, karena dia ngeselinnya minta ampun. egois, suka semau-gue dan sebodo amat. ditambah lagi penampilannya yang ga kayak dokter (pake tongkat dan ngomong serampangan) bikin banyak pasien kesel. bahkan orang-orang di sekitarnya juga kadang sampe gemes sendiri sama dia.

oh iya, jangan dibayangin serial ini kayak Grey’s Anatomy yang drama banget. serial ini justru medis banget, maksudnya banyak diangkat sisi medis, istilahnya juga pake istilah medis (contoh, buat serangan jantung pake istilah ‘cardiac arrest’, bukan ‘heart attack’). meski gitu, latar belakang dan hubungan tokoh-tokohnya juga dijelasin dan biasanya ada hubungannya sama penyakit ato si pasien.

tagline dari serial ini simpel, ‘Everybody Lies’. maksudnya, semua orang berbohong buat ngelindungin dirinya sendiri. tapi namanya kebohongan, pastinya akan terus numpuk dan akan terbuka. di salah satu episode, ada orang yang sakit dan ternyata dia kena gonorrhea (kencing nanah) yang parah. ternyata dia selingkuh. dia ga bakal ngaku dia selingkuh kalo dia ga ketauan sakit kan ? nah, hal-hal macam ini yang banyak dibahas secara implisit di serial ini.

oh iya, tokoh House sendiri dinilai mirip sama Sherlock Holmes. eksentriknya, jeniusnya, egoisnya. kesamaan lain, House cuman mau nerima kasus yang menurutnya menarik. bahkan ada yang bilang kalo serial ini adalah Sherlock Holmes edisi medis.

yah, gue pribadi si rekomen banget serial ini, tapi buat yang suka hal-hal berbau medis. di serial ini ada beberapa adegan yang nunjukkin pembedahan, luka bakar, adegan tusuk-menusuk jarum suntik (paling sering si LP, lumbar puncture), jadi kalo ga kuat mending jangan nonton. haha.
oh, buat yang suka serial ini, bisa nonton Doctor’s File, acara di TV7, konsepnya mirip-mirip House, tapi buatan lokal dan sifatnya informatif. =D

House MD
Creator : David Shore
Cast : Hugh Laurie, Lisa Edelstein, Robert Sean Leonard, Omar Epps, Jennifer Morrison, Jesse Spencer
Season(s) : 6 (running)

4 comments:

  1. haha, oke2, season 1 ku nganggur kok..
    aku lagi tekan season 2.. hehe
    kapankapan ?

    ReplyDelete
  2. okeee.. gawakke goo goo kae ya.. ehehe

    ReplyDelete

share me your thoughts :D