![]() |
| jangan lupa ngurus KTP ya kakaaaaak... cameo : si Om, diimpor langsung dari Tembalang |
| kata mbah gugel sih gini... |
![]() |
| jangan lupa ngurus KTP ya kakaaaaak... cameo : si Om, diimpor langsung dari Tembalang |
| kata mbah gugel sih gini... |
| (selamat berbaju oranye ya teman teman :D) |
hello there people !! how are you ? hope you all are safe and sound. and of course, enjoying your life :D. enjoy it as much as possible, okay ? i also try to do so actually, ehehe.
soooo, i want to tell you something i’ve been up to lately. besides my lovely final project, i’m in the middle of small project of organizing my money usage. this was started when i was so surprised seeing my saldo in ATM. i always try to saving some money, so it’s kinda sad seeing the saldo. i tracked back my spending and found that some spending are hard to tracked because i already lost the struck (-___-“).
then i remember something. when i was in college, i joined #30HariCatatPengeluaran. it was a movement in twitter, made by Ligwina Hananto, an independent financial planner. it was about recording your spending. this was done to see our spending pattern. i was stopped recording in day #10. so i decide to make something like that (since i lost the template made by mbak Wina).
you only need an excel sheet file to do it. put your spending, record the amount and if you’re able to, the evidence. by the end of the month you will be able to see how much money you spent along the month. so i try to record every spending i made this month. i started it in the beginning of April and right now i already reach day #8, hehe. hope i can finish it, yaaaayy :D. a little tips for you, record your spending before you go to sleep. if you record it the following day, there’s possibility that you will forget about what you bought and how much was the price.
by the way, mba Wina also made a book about stronger middle class. i forgot the title actually, but you can go search it in nearest bookstore. one of my friend, Essa, already read it, so i think i will borrow the book from him :p. i think organizing money is very important thing, both for ladies and gents, since our spending is fully dependent to ourselves. we ourselves that decide what to buy to fulfill our needs and what price that we can afford. some person can be very royal and spend the money in short time, and another can be very medit. but again, it’s all depend on yourself, your lifestyle, your taste and life goals.
sooo, i think that’s all. i hope all of us can organize our money better, because all of us have dream that maybe need some money to reach it *you must know what i mean, haha*. oh, and if you want to know more about financial plan or something like that, you can follow mba Wina in twitter. she's nice kok. :D
catch you later, people. cheers.
kamar kosan. BSB - Never Gone

cinta adalah.. hanya dengan dua kata itu, semua rahasia kehidupan manusia akan terbuka.. begitu banyak definisi untuk benda tak berwujud paling terkenal ini.. cinta adalah topik paling diminati siapapun di dunia.. bahkan intrik politik, ekonomi dan sosial, tidak juga jauh2 dari urusan cinta..
dengan cinta, seorang ibu bisa tahan mengais beras tumpahan seharian.. dengan cinta juga seorang bapak rela mengayuh becak berpanas-panas.. meskipun terkadang cinta itu tetap tersimpan dalam diam, bukan berarti hilang, buktinya tidak terbantahkan..
karena cinta, orang rela menjegal kawan dan lawan.. karena cinta, perubahan yang terasa berat menjadi begitu mudah dilakukan.. cinta mendorong kita berbuat sesuatu, cinta membuat kita kalang kabut mempertahankannya agar ia terus ada dalam hidup kita.. meskipun terkadang cinta juga yang menghasut kita untuk berpikir egois, seolah dunia ini hanya milik kita dan dirinya..
semua orang pasti pernah merasakannya.. entah dari mana arahnya, entah bagaimana bentuknya, cinta selalu hadir dengan segala warna-warni keindahannya.. semua orang bisa merasakannya, tapi hanya orang2 dengan hati yang kuat yang mampu mengungkapnya.. meskipun selamanya tetap membisu, toh cinta akan muncul dengan sendirinya..
begitu ada cinta, hidup kekurangan, ekonomi sulit, perut lapar, tidak jadi soal.. banyak musuh pun tak masalah.. karena begitu kita berhadapan dengan cinta, segala keburukan dunia menjadi keindahan tiada tara.. lagu cinta dinyanyikan berulang2, puisi cinta dilantunkan tanpa henti.. semua itu menunjukkan kemampuan benda astrak yang sedemikian hebatnya..
tanpa cinta, orang akan kehilangan tujuannya.. semangatnya, mimpi-mimpinya.. hidup bagaikan sebuah rutinitas tak berkesudahan yang menjemukan.. begitu besar arti cinta bagi manusia, hingga ketika ia pergi, manusia bisa langsung terhempas ke kehancuran total.. makan, tidur, ibadah, sudah tidak ada artinya lagi, karena ada ruang kosong yang tertinggal, yang tidak bisa diisi oleh hal lain selain cinta..
tidak banyak orang tahu, patah hati adalah perang terbesar manusia melawan dirinya.. melawan keputusasaan, melawan rasa sakit hati.. dan waktu yang akan membuktikan, siapakah pemenangnya.. hingga saat ini, manusialah pemenang absolutnya.. semua sakit hati dan rasa putus asa selalu bisa dilawan dan dimusnahkan.. membuat manusia menjadi lebih kuat setiap harinya..
bahkan dalam keadaan buruk pun cinta menunjukkan kekuatannya..
*taken from my old blog. i wrote this on Jan 16th, 2009. do people change ? do i change ? have i changed ? :)*
it was really a heart-breaking news.
saya sejujurnya bukan fans berat Moto GP. tapi yah, I am a daddy’s little girl, jadi ayah yg lumayan ngefans sering ngajakin saya nonton Moto GP. ditambah kakak kakak sepupu saya banyakan cowok, jadilah saya jadi sering ikutan nonton. mulai dari dulu jamannya Alex Criville berjaya, sampe sekarang si Dani Pedrosa dkk.
waktu nonton, saya sering ngobrolin juga sama ayah, tentang pembalap, ato peraturan lombanya, ato kronologis kalo ada yang jatuh. beranjak kuliah, saya uda jarang liat Moto GP, selain karena ga ada yg suka, TV kosan sinyalnya agak BBB alias putus nyambung putus nyambung. tapi saya masi suka baca2 beritanya juga sih.
I was a fan of Telefonica Movistar Honda. itu lhooo, jaman jaman jayanya Sete Gibernau (sekarang apa kabar ya mas-nya ?). pokoknya dulu mereka rival banget sama timnya Rossi. salah satu pembalap yang satu tim sama Sete Gibernau adalah Daijiro Kato. Yes, that Daijiro Kato. He was died after a crash at Suzuka Circuit and 2 weeks in coma state. meskipun bukan fans nya Kato, tetep aja rasanya miris liat kecelakaannya. apalagi waktu itu lagi heboh2nya persaingan Kato sama Rossi.
Kato nabrak dinding pembatas di Sirkuit Suzuka yang sebelumnya uda pernah diprotesin sama Rossi gara2 ga sesuai standar keselamatan Moto GP. fatalnya, setelah dia jatuh, yang ngangkat dan mindahin dia dari trek bukan petugas medis, tapi petugas pembersih trek. Kato koma dan dibawa ke rumah sakit. 2 minggu kemudian dia meninggal. sedihnya, 2 hari sebelum kecelakaan, anak keduanya baru aja lahir. T___T.
and yesterday, I heard the similar news. Shoya Tomizawa, pembalap Moto 2 (pengganti kelas 250cc) tim Technomag-CIP dari Jepang tewas di Sirkuit Misano, San Marino. Shoya tewas setelah jatuh dan dilindas dua pembalap di belakangnya, Alex de Angelis dan Scott Redding dengan kecepatan diatas 200kmph. yang paling bikin miris adalah, umurnya baru 19 tahun, baru lulus SMA, gan !!
btw, saya baru liat video tabrakannya, dan yah, beneran bikin miris. Shoya kelindes telak di daerah kaki sama perut. abis kecelakaan, dia langsung dibawa ke rumah sakit. ga lama, dia dinyatakan meninggal karena trauma hebat di dada dan perut. padahal Shoya ini salah satu pembalap yg bakatnya lumayan hebat. dia baru aja jadi juara GP Qatar dan runner up GP Spanyol dengan spesifikasi motor yang ada di bawah pesaingnya. sayang, dia ga sempet menunjukkan bakatnya lebih jauh.
dan ternyata, seminggu sebelumnya, di GP Indianapolis, salah satu pembalap umur 13 tahun, Peter Lenz, juga tewas pas supporting race. kejadiannya mirip sama kecelakaannya Shoya. dia jatuh dan pas di belakangnya ada Xavier Arjat dengan kecepatan tinggi.
setiap olahraga, setiap profesi, pasti punya resiko sendiri-sendiri. buat para pembalap, apa yang mereka dapet dari balapan, sepadan sama resikonya. saat kematian Daijiro Kato, publik Jepang beranggapan kalo Kato, samurai di atas lintasan, pergi dengan membawa kemenangan. so does Shoya Tomizawa.
so long, Shoya Tomizawa.





.jpg)






